Teman-teman semua pasti pernah menggunakan kompas. Biasanya kita menggunakan kompas ketika mengikuti kegiatan lapangan atau sekedar melihatnya untuk mencari tahu arah kiblat ketika akan sholat dan tidak ada petunjuk arah.
Sebenarnya bagaimana sih prinsip kerja kompas itu? Kenapa jarum kompas selalu menunjuk arah utara-selatan ya? Simak aja deh artikel berikut ini, mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan dan wawasan teman-teman.
Kompas sederhana memiliki komponen utama berupa jarum yang terbuat dari logam ringan bermuatan magnet. Jarum kompas yang bermuatan magnet ini terinduksi oleh medan magnet di permukaan bumi. Bumi yang kita tinggali ini sebenarnya sebuah magnet raksasa lho! Kenapa disebut magnet raksasa? Hipotesa yang kuat mengenai hal ini menyebutkan bahwa magnet raksasa yang dimaksud adalah bagian inti dalam dan inti luar bumi. Berdasarkan pengukuran dengan metode gelombang seismik, diperkirakan inti bumi terdiri dari 2 bagian. Bagian dalam berupa bola dengan jari-jari ±1500 km sedangkan bagian luarnya berfasa cair setebal ±2000 km melapisi inti bagian dalam. Selain berbeda fasa, terpadat pula perbedaan kecepatan perputaran komponen penyusunnya yang diperkirakan berupa unsur besi dengan suhu yang sangat tinggi. Perbedaan fasa dan kecepatan perputaran antara inti dalam dan inti luar menimbulkan proses magneto hidrodinamis. Magnet raksasa ini yang kemudian mengakibatkan timbulnya medan magnet di permukaan bumi. Medan magnet permukaan bumi inilah yang mempengaruhi arah jarum kompas yang kita pakai.
Sekarang pertanyaannya, apa betul jarum kompas itu selalu menunjuk arah utara-selatan? Jawabannya ternyata tidak selalu. Hanya di tempat-tempat tertentu saja arah kompas bisa mendekati arah utara-selatan. Kutub magnet bumi tidak sama dengan kutub geografi (daerah kutub utara dan kutub selatan yang dijadikan patokan arah utara-selatan). Untuk lebih jelasnya bisa teman-teman lihat pada gambar yang merupakan pemetaan arah medan magnet bumi secara horisontal pada tahun 2000 oleh International Geomagnetic Reference Field di bawah ini :

Medan magnet yang digambarkan dengan garis penuh dan garis putus-putus itu ternyata arahnya berbeda di tiap-tiap tempat di bumi ini. Arah jarum pada kompas yang kita pakai sebenarnya menunjukkan arah medan magnet ini. Lanjutkan Membaca…